Selamat bergabung dengan blog ini

Saya Nini Rumbajan, ingin berbagi dengan anda lewat untaian kata di blog ini.... semoga apa yang disajikan boleh menjadi berkat bagi kita semua... Mari kita berefleksi 'tuk membawa transformasi kehidupan...

Selasa, 22 Februari 2011

ALKITAB dalam KEHIDUPAN ORANG KRISTEN


"Alkitab adalah Kitab Suci orang Kristen, pegangan hidup dan penuntun hidup....."

by. Nini Rumbajan (disarikan dari "Bertumbuh dalam Kristus" , terbitan BPS GMIM)

1.      APAKAH ALKITAB ITU?

Dasar Alkitab: Yeremia 36:1-10; II Timotius 3:15-17

Arti Alkitab
Kata Alkitab berasal dari bah. Arab yaitu al (kata sandang) yang diterjemahkan itu dan kitab yang berati buku. Jadi, artinya buku (itu) yang difirmankan Allah. Alkitab adalah kitab suci orang Kristen yang berisi Firman Allah. Melalui Alkitab Tuhan Allah berbicara/berfirman dan berkarya. Melalui Alkitab  kita mengetahui rencana dan kehendak Allah dan kita dituntun untuk bertumbuh dalam iman kepada Yesus Kristus.

Manfaat Alkitab
Dalam Yer. 36:1-10 kita belajar bahwa Yeremia disuruh oleh Tuhan Allah untuk menuliskan apa yang Tuhan firmankan kepadanya. Isi firman itu yaitu tentang rencana Allah bagi umat Israel dan juga bagi segala bangsa. Tulisan itu harus dibacakan kepada orang-orang Yeshuda bahkan kepada seluruh rakyat dan pemimpin agar mereka berbalik dari kesalahannya dan bertobat.
Jadi melalui tulisan-tulisan dalam Alkitab kita mengetahui rencana Allah bagi kita. Melalui Alkitab Allah menegur orang yang bersalah agar ia menyadari kesalahannya dan mau bertobat. Hal ini sama dengan yang dikatakan dalam II Tim.3:15-17, yaitu bahwa kitab suci/Alkitab dapat memberi hikmat untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Segala tulisan yang diilhamkan itu bermanfaat untuk mengajar, menyatakan kesalahan, memperbaiki kelakuan dan mendidik orang dalam kebenaran.

2.      TERJADINYA ALKITAB

Dasar Alkitab: Ulangan 6:1-25

Bagaimana Alkitab Tersusun
Alkitab adalah nama dari kumpulan kitab-kitab yang diakui oleh orang Kristen sebagai Firman Allah. Alkitab tidak diturunkan dari sorga melainkan ditulis oleh manusia yang beriman yang diilhami oleh Roh Kudus dan tidak terjadi sekaligus. Waktu penulisan dan penyusunannya memakan waktu lebih dari 1000 tahun dan ditulis oleh banyak orang.
Alkitab terdiri dari 66 Kitab dan terbagi atas dua bagian besar yaitu Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru (PL:39 kitab & PB: 27 kitab) PL ditulis dalam bahasa Ibrani dan PB ditulis dalam bahasa Yunani.
Sebelum PL tersusun secara tertulis, umat Israel (terutama para orang tua) yang menceritakan pengalaman-pengalaman mereka bersama Tuhan dari mulut ke mulut (secara lisan). Selain orang tua, para nabi juga mendapat amanat untuk menyampaikan nubuat dan khotbahnya secara lisan yang kemudian ditulis oleh murid-murid nabi itu atau nabi itu sendiri. Nanti sekitar tahun 1000sM cerita-cerita itu mulai dibukukan dan disatukan. Pengesahan PL menjadi satu kitab nanti berlaku pada tahun 100 M pada sidang di Yamnia ketika sudah ada orang Kristen.
Demikian halnya dengan PB tidak terjadi sekaligus dan tidak ditulis pada satu tempat saja. Orang Kristen pertama dibekali oleh cerita-cerita tentang Yesus yang disampaikan oleh saksi-saksi mata, terutama para Rasul. PB nanti dtulis mulai tahun 60 M dan PB yang kita miliki sekarang barulah dikenal pada abad ke-4 M.
Semua kitab yang dimasukkan dalam Kanon PL dan PB adalah kitab-kitab yang mempunyai nilai dan wibawa rohani bagi jemaat-jemaat Yahudi pada waktu dan sesudah pembuangan dan sesudah Kristus.
Semua kitab dalam PL dan PB dengan penulis yang berbeda-beda dan waktu yang berbeda-beda, berisi kesaksian tentang tindakan dan rencana penyelamatan Allah bagi manusia dan dunia ini, yang memuncak dalam kedatangan Yesus Kristus yang menjadi Juruselamat dunia dan kita semua.

Susunan Alkitab
-   Perjanjian Lama
1.     Kitab-Kitab Taurat (5)
Kejadian, Keluaran, Imamat, Bilangan, Ulangan

2.     Kitab-Kitab Sejarah
a.     Sejarah yang pertama (7)
Yosua, Hakim-Hakim, Rut, I Samuel, II Samuel,    I Raja-Raja, II Raja-Raja
b.     Sejarah yang kedua (5)
I Tawarikh, II Tawarikh, Ezra, Nehemia, Ester

3.     Sastra atau Kitab-Kitab (5)
Ayub, Mazmur, Amsal, Pengkhotbah, Kidung Agung

4.     Kitab Nubuat
a.     Nabi-nabi besar (5)
Yesaya, Yeremia, Ratapan, Yehezkiel, Daniel
b.     Nabi-nabi kecil (12)
Hosea, Yoel, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, Nahum, Habakuk, Zafanya, Hagai, Zakharia, Maleakhi

-   Perjanjian Baru
1.     Kitab Injil (4)
3 Injil Sinoptis (Matius, Markus, Lukas) dan Yohanes

2.     Sejarah (1)
Kisah Para Rasul
3.     Surat-Surat
a.     Surat-Surat Paulus (13)
Roma, I Korintus, II Korintus, Galatia, Efesus, Filipi, Kolose, I Tesalonika, II Tesalonika, I Timotius,                II Timotius, Titus, Filemon
b.     Surat-Surat Katolik/Am (8)
Yakobus, I Petrus, II Petrus, Yudas, I Yohanes,             II Yohanes, III Yohanes dan surat Ibrani
c.     Kitab Nubuat (1)
Wahyu kepada Yohanes

3.      ISI ALKITAB

Dasar Alkitab: Nehemia 9:6-37; Yohanes 1:14;
 Yohanes 15:1-8

Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru memiliki hubungan erat dan tidak bisa dipisahkan, dimana rangkaian ceritanya berisi kesaksian orang percaya tentang Allah yang bertindak di panggung sejarah manusia untuk menyelamatkan manusia.
Jika kita membuka Alkitab dari kitab pertama kita akan lihat kesaksian tentang Allah yang menciptakan langit, bumi serta segala isinya termasuk manusia.. Manusia diberi tempat yang utama karena Allah menjadikan manusia sebagai teman sekerja (mitra kerja) Allah. Manusia diberi kuasa dan wibawa untuk menaklukkan bumi dan segala ciptaan yang lain; manusia diberi kepercayaan dan tanggung jawab untuk menata dan memelihara segala ciptaan yang lain dan memelihara hubungan dengan Tuhan, dengan sesamanya dan dengan alam sekitarnya. Tapi manusia jatuh dalam dosa karena memilih mengikuti keinginannya daripada mengikuti keinginan Tuhan penciptanya. Allah menghukum manusia yang melakukan dosa tapi Dia juga tidak pernah berhenti mengasihi dan tetap melanjutkan rencana penyelamatanNya.
Maka dipilihlah Bapa leluhur Israel yaitu Abraham, Ishak dan Yakub untuk menjadi pelopor bagi umat dan dalam menjalankan panggilan sebagai sebagai pelaksana rencana Allah. Kepada mereka dan keturunan serta segala bangsa masuk dalam karya penyelamatan Allah.
Dalam perjalanannya, umat Israel terus jatuh bangun dalam dosa, mereka dihukum tapi tidak pernah jera sampai akhirnya menderita dan mengharapkan pemulihan/ datangnya Sang Juruselamat. Walaupun harus menunggu lama tapi janji Allah tetap digenapi lewat kehadiran Yesus Kristus.
Secara singkat, PL berisi janji Allah yang akan digenapi dan PB berisi penggenapan janji Allah di dalam Yesus Kristus. Jadi, Alkitab PL dan PB menyaksikan tentang Allah yang di dalam Yesus Kristus memberikan diriNya sendiri Juruselamat dunia dan kita semua.

4.      BAGAIMANA MENGGUNAKAN ALKITAB

Dasar Alkitab: Kisah Para Rasul 8:26-40; Matius 28:16-20

Dari Kisah Para Rasul 8:26-40 kita belajar dari kisah seorang pegawai tinggi dari Etiopia. Ia membaca kitab Yesaya tapi ia tidak mengerti apa yang dibacanya. Ia memerlukan bimbingan dan Filipus menjadi pembimbingnya. Dengan  menjelaskan ayat-ayat tersebut, Filipus sudah memberitakan Injil Yesus Kristus dengan pertolongan Roh Kudus. Disini kita belajar bahwa setiap orang percaya dapat menjadi alat pembimbing bagi orang lain sehingga ia dapat mengerti dan menjadi percaya kepada Yesus Kristus.
Selanjutnya dalam Matius 28:16-20 disebutkan bahwa setiap orang yang percaya kepada Yesus menjadi muridNya dan menerima amanat agar pergi dan menjadikan semua bangsa muridNya dengan membaptis mereka dalam nama Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus. Selain itu juga murid Yesus menerima amanat agar mengajar mereka yang telah dibaptis untuk melakukan segala sesuatu yang menjadi amanatNya, hukumNya dan kehendakNya. Disini murid-murid Yesus berperan sebagai pembimbing atau pengajar bagi orang yang baru dibaptis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar